Kamis, 25 Juni 2015

DUNLOP MEMBUAT CHIP RFID

Dalam sebuah siaran pers resmi yang dikeluarkan hari ini rabu, Dunlop mengumumkan bahwa mereka akan menggunakan chip RFID (Radio-Frequency Identification) pada ban spesifikasi yang digunakan di Moto2 dan Moto3, untuk melacak dengan tepat ban yang digunakan dalam kedua kelas.

Untuk saat ini, teknologi tersebut akan digunakan semata-mata untuk melacak penggunaan ban di Moto2 dan Moto3. Chip RFID akan dibangun ke dalam ban Dunlop resmi selama proses manufaktur, masing-masing diprogram dengan kode identifikasi yang unik. Sensor di pit lane akan memantau setiap ban ketika meninggalkan pit lane, dan ketika mereka kembali.

Database akan memetakan ban yang dialokasikan pada pembalap, Dunlop dapat melacak dengna tepat ban mana yang telah digunakan dan kapan, dan untuk berapa lama.
Teknologi ini sangat mirip dengan yang digunakan dalam paspor biometrik, meskipun ban motor balap adalah lingkungan yang jauh lebih sulit untuk chip RFID. Dunlop sudah memiliki pengalaman dengan teknologi ini, karena menyediakan layanan yang sama di BTCC (British Touring Championship Car) dan FIA European Championship Truck Racing. Suhu profil dan konstruksi yang sedikit berbeda dalam balap sepeda motor, membuat tantangannya sedikit lebih kompleks.
Tapi ini adalah teknologi yang relatif sederhana. Tahap berikutnya untuk Dunlop adalah untuk memberikan umpan balik real time dari ban, mengirimkan data kembali ke sistem monitoring menggunakan chip RFID aktif.
Meskipun peraturan FIM melarang penggunaan telemetri, yaitu segala sinyal data yang dikirim balik dari motor ke pit, dengan pengecualian data yang digunakan oleh Dorna untuk siaran TV, yang tidak tersedia bagi tim. Data ban bisa diteruskan ke sistem pencatatan data, sehingga akan memberikan pemantauan ban lebih akurat dibandingkan dengan hanya menggunakan sensor ban.
Teknologi yang dikembangkan Dunlop dan tersedia untuk tim akan mengurangi biaya pengembangan tim Moto2 dan Moto3.

Meskipun pengenalan chip RFID itu sendiri bukanlah sesuatu yang luar biasa, konsekuensi jangka panjang akan sangat menarik untuk ditonton. Pengumpulan data, analisis data dan transmisi data menjadi penting di dunia modern, dan monitoring ban secara real-time memiliki aplikasi yang sangat menarik dalam teknologi jalanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar